Assalamu'alaikum Wr, Wb.
Kembali lagi di channel saya kali ini saya akan menceritakan tentang perayaan malam takbir
pada saat itu sebeluum malam takbir saya pergi ke hutan untuk mencari pohon paku, saya mencari pohon paku untuk membuat belson, setelah saya cari akhirnya saya mendapatkan dua pohon paku yang bisa digunakan untuk membuat belson lalu pohon paku itu saya potong menjadi empat bagian dengan menggunakan gergaji dan golok, setelah selesai saya dan teman saya membawa pohon paku yang sudah dipotong tadi ke belakang rumah.
Lalu saya dan teman saya melubangi bagian tengah dari ujung sampai ujung dengan menggunakan bambu runcing terus dan seterusnya sampai semua selesai.
Lalu seetelah itu kami pergi ke kebun untuk mencari gedebong pisang, setelah sampai akhirnya kami menemukan gedebong pisang yang bisa digunakan untuk menutupi lubang belakang pohon paku yang sudah dilubangi, lalu kami memotong gedebong pisang yang kami temukan menjadi empat bagian dengan sesuai ukuran lubang yang sudah dibuat.
Lalu setelah itu kami pulang dan membawa gedebong pisang yang sudah di potong tadi ke rumah, setelah sampai dirumah kami istirahat sejenak dan mandi sekaligus menganti pakaian.
Setelah selsai istirahat, kami melanjukan untuk membuat belson, kami memasang gedebong pisang tadi kedalam lubang bagian belakang pohon paku, setelah itu kami membeli karbit dengan uang patungan ke toko karbit, kami membeli karbit sebanyak 4 kg, tapi karena kebesaran kami memukulnya menggunakan palu hingga karbitnya menjadi lebih kecil, lalu kami masukkan kedalam ember cat dan kami tumpahkan minyak bensin kedalamnya.
Setelah semua selesai kami mencobanya, dan ternyata hasilnya sangat mantap, lalu kami pulang ke rumah masing-masing untuk berbuka puasa dan sholat maghrib berjamaah di masjid.
Setelah semuanya selesai kami lanjut takbiran dengan diiringi dulag, akan tetapi setelah sampai pada jam tujuh, telah mulai hujan kecil hingga membesar hingga akhirnya kami istirahat sejenak dan solat isa berjamaah. Lalu kami mulai takbiran lagi dulag, menyalakan petesan, menyalakn belson,dan lain lain hingga shubuh. kami sangat bergembira karna masih diberikan nikmat sehat untuk malaksanakan takbir dan lebaran dengn ramai.
muungkin itu saja cerita yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya mahon maaf bila ada kesalahan Assalamu'alaikum Wr,Wb.

bagus habaib
BalasHapus